Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Actualization of National Values in the Frame of Unity in Diversity (Bhinneka Tunggal Ika) Seriwati Ginting; Miki Tjandra; Janice Jerena Sugiaman; Marsha Angelina Utoyo Sinaulan
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.521-530.2023

Abstract

Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang memiliki toleransi tinggi, rasa persaudaraan yang kuat, relasi yang harmonis, dan perilaku yang santun antar sesama anak bangsa. Namun saat ini kenyataan tersebut telah bergeser digantikan dengan sikap intoleran, sikap saling mencurigai, etnosentrisme, primordial, individualistik, dan dekat dengan bentuk-bentuk kekerasan. Pancasila dan nilai-nilainya diabaikan, dan ada indikasi penolakan Pancasila pasca reformasi. Nasionalisme sebagai perekat dalam keberagaman mulai memudar. Berbagai permasalahan terkait isu ideologi, politik, hukum, ekonomi, agama menyeruak ke permukaan. Semua ini perlu dicermati sebagai suatu ancaman bagi keharmonisan bangsa. Sikap saling menghargai perlu ditumbuhkan kembali dalam berbagai bentuk yang dapat diterima semua kalangan khususnya generasi muda sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan kehidupan yang damai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Metode dalam penelitian ini menggunakan Sequential Explanatory Mixed Methods. Melalui penelitian ini, pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan akan ditelusuri dan dianalisis lebih mendalam di tingkat universitas baik dari segi materi yang diberikan, apakah masih bersifat satu arah, atau aplikatif terkait dengan fenomena nyata pada siswa, dengan memfokuskan pada pengalaman hidup mereka.
PENDAMPINGAN PERANCANGAN DESAIN LOGO DAN PLAKAT GALERI INVESTASI EDUKASI DI SMA TRINITAS BANDUNG Dewi Isma Aryani; Miki Tjandra; Yuma Chandrahera; Arnold Maximillian; Shirly Nathania Suhanjoyo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1608

Abstract

Perkembangan ekonomi dunia yang cukup pesat saat ini menjadikan latar belakang bagi pihak SMA Trinitas Bandung untuk mengenalkan lebih dini tentang ilmu investasi kepada para murid. SMA Trinitas Bandung bekerja sama dengan PT. Sinarmas Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia untuk memberikan edukasi investasi dan ekonomi disesuaikan dengan porsi usia sekolah menengah supaya para siswa dapat mengenal dan siap mempelajari lebih lanjut tentang ilmu tersebut di jenjang pendidikan selanjutnya melalui pendirian galeri investasi edukasi. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, SMA Trinitas Bandung meminta pendampingan desain kepada program sarjana Desian Interior serta program sarjana Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Kristen Maranatha sebagai penunjang estetika di galeri investasi edukasi. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pendampingan melalui difusi ipteks berupa pembuatan desain logo serta plakat untuk galeri investasi edukasi di SMA Trinitas Bandung. Hasil kegiatan ini adalah hasil rekomendasi desain logo dan plakat yang didesain oleh tim pengabdi untuk dipergunakan pada Galeri Investasi Edukasi di SMA Trinitas Bandung.
PENDAMPINGAN PERANCANGAN DESAIN LOGO DAN PLAKAT GALERI INVESTASI EDUKASI DI SMA TRINITAS BANDUNG Dewi Isma Aryani; Miki Tjandra; Yuma Chandrahera; Arnold Maximillian; Shirly Nathania Suhanjoyo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1608

Abstract

Perkembangan ekonomi dunia yang cukup pesat saat ini menjadikan latar belakang bagi pihak SMA Trinitas Bandung untuk mengenalkan lebih dini tentang ilmu investasi kepada para murid. SMA Trinitas Bandung bekerja sama dengan PT. Sinarmas Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia untuk memberikan edukasi investasi dan ekonomi disesuaikan dengan porsi usia sekolah menengah supaya para siswa dapat mengenal dan siap mempelajari lebih lanjut tentang ilmu tersebut di jenjang pendidikan selanjutnya melalui pendirian galeri investasi edukasi. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, SMA Trinitas Bandung meminta pendampingan desain kepada program sarjana Desian Interior serta program sarjana Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Kristen Maranatha sebagai penunjang estetika di galeri investasi edukasi. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pendampingan melalui difusi ipteks berupa pembuatan desain logo serta plakat untuk galeri investasi edukasi di SMA Trinitas Bandung. Hasil kegiatan ini adalah hasil rekomendasi desain logo dan plakat yang didesain oleh tim pengabdi untuk dipergunakan pada Galeri Investasi Edukasi di SMA Trinitas Bandung.
The Influence Of Snack Portion Size Design On Teens And Young Adults Consumption Miki Tjandra; Elizabeth Wianto; Monica Hartanti; Hendra Setiawan; Beverly Clara
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bahasa Rupa April 2023
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v6i2.1233

Abstract

This research is motivated by the trend of snacks with a salty or sweet taste which have become part of people's lifestyles, especially among teenagers and young adults. Snacks portion that exceeds the serving size has an unfavorable impact on the body's calorie intake. This study aims to analyze the effect of the size of the snack packaging portion in the form of one serving (individual pack) and family portion (family pack), on the eating patterns of teens and young adults. The population in this study were active students from several universities in Bandung, Indonesia. Data collection was done by distributing questionnaires to respondents. The study was conducted using descriptive statistical calculations and inferential statistics, namely the comparison between respondents' preferences for the choice of snack packaging that is packaged according to the serving sizes and packaged in larger sizes. Teenagers and young adults choose snacks with larger packages, both from the salty and sweet snack groups. Larger packaging sizes dominate purchasing decisions. They consume more snacks if served in larger packages. Consumers prefer large packaging which is more economical because small packaging does not have a visible added value. Individual packaging is only effective when carried or when you want to eat less snack. Based on the conclusions, further research that focuses on increasing the value of single-serving packages, how to pack family-sized snacks (family packs) to increase awareness of snack portions, or how other efforts can be made to change the behavior of eating excess snack portions can be further explored.
Perancangan game mobile Tastika untuk memperkenalkan Kuliner Tionghoa Peranakan Indonesia Tanti Novya; Miki Tjandra; Elizabeth Wianto
Design Spectrum Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v1i2.13309

Abstract

Seiring perkembangan arus globalisasi yang pesat, generasi dewasa muda kini semakin terbiasa dengan makanan luar negeri yang viral dan cepat saji, sementara warisan kuliner dalam negeri seperti kuliner Peranakan kian kurang dikenali. Untuk mempertahankan eksistensinya, diperlukan pendekatan komunikasi visual yang inovatif dan relevan dengan gaya hidup mereka, salah satunya melalui media game mobile. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur, penyebaran kuesioner kepada 100 responden, serta analisis visual dan tematik berdasarkan preferensi target audiens. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum sepenuhnya memahami kuliner Peranakan secara akurat. Oleh karena itu, konsep game yang dirancang menghadirkan karakter antropomorfik dengan personifikasi berbasis hidangan Peranakan dan bahan-bahan mentah sebagai tokoh antagonis dengan visual bertema fantasi, guna meningkatkan daya tarik sekaligus memperluas wawasan budaya pemain mengenai kuliner Peranakan Indonesia. Perancangan game mobile ini diharapkan dapat menjadi alternatif media edukatif yang menarik, inovatif, dan menyenangkan, serta berkontribusi dalam memperkenalkan dan melestarikan kuliner Tionghoa Peranakan Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan imajinatif.
Representasi Kesetaraan Gender dalam Reinterpretasi Tokoh Srikandi pada Media Novel Ilustrasi Margaretha Gunawan; Dewi Isma Aryani; Miki Tjandra
Indonesian Social Science Review Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v4i1.400

Abstract

This study aims to analyze the representation of gender equality through the reinterpretation of the Srikandi character in an illustrated novel as an effort to reconstruct the meaning of women in a contemporary cultural context. The study uses a Design-Based Research (DBR) approach with qualitative methods supported by descriptive quantitative data. Data were collected through interviews with cultural experts, literature reviews, and questionnaires with 120 respondents aged 11–24 years. The results show that the Srikandi character is represented as an independent, courageous, and agency-based female figure, thus being able to deconstruct traditional gender stereotypes. This reinterpretation also presents the relevance of local cultural values ​​in the modern discourse of gender equality. The questionnaire findings indicate that the majority of respondents are interested in strong female characters and recognize the importance of gender equality issues, although their understanding of cultural symbols is still limited. Illustrated novels as a visual medium have proven to have the potential to be an effective agent of value socialization through an immersive narrative and visual approach. This research contributes to the development of visual communication design as a social practice that is not only aesthetically oriented but also plays a role in shaping community perspectives on gender issues based on local culture. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kesetaraan gender melalui reinterpretasi tokoh Srikandi dalam media novel ilustrasi sebagai upaya konstruksi ulang makna perempuan dalam konteks budaya kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan metode kualitatif yang didukung data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan ahli budaya, kajian literatur, serta kuesioner terhadap 120 responden berusia 11–24 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Srikandi direpresentasikan sebagai figur perempuan yang mandiri, berani, dan memiliki agensi, sehingga mampu mendekonstruksi stereotip gender tradisional. Reinterpretasi ini juga menghadirkan relevansi nilai budaya lokal dalam wacana kesetaraan gender modern. Temuan kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki ketertarikan terhadap karakter perempuan yang kuat dan menyadari pentingnya isu kesetaraan gender, meskipun pemahaman terhadap simbol budaya masih terbatas. Novel ilustrasi sebagai media visual terbukti memiliki potensi sebagai agen sosialisasi nilai yang efektif melalui pendekatan naratif dan visual yang imersif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain komunikasi visual sebagai praktik sosial yang tidak hanya berorientasi estetika, tetapi juga berperan dalam membentuk perspektif masyarakat terhadap isu gender berbasis budaya lokal.
Perancangan Novel Grafis Para Tokoh Punakawan Sebagai Bentuk Pelestarian Kisah Pewayangan Ryan Aristo Wangga; Miki Tjandra; Dewi Isma Aryani
DIVAGATRA - Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain Vol 5 No 2 (2025): DIVAGATRA #10
Publisher : Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/divagatra.v5i2.17445

Abstract

Wayang legends are among the numerous aspects of Indonesian culture that are gradually being forgotten. One illustration is the Punakawan tale, which is significant in promoting moral principles and forming societal norms. The goal of this design is to encourage young people, both artists and the general public, to get interested in local culture. In order for local culture to survive through artistic creations that are current and captivating to the younger generation, it is hoped that artists will be motivated to study and investigate Indonesia's rich cultural heritage. This quantitative study employs the glass box technique approach with the goal of educating the next generation about the morals of Punakawan characters. A graphic novel book about the Punakawan narrative, which has been altered and infused with fantasy elements, is the outcome of this research. Combining narrative and illustration is a visual communication method that reinforces character qualities and makes reading more appealing to younger generations. It is anticipated that this strategy will make the Punakawan story more palatable and acceptable to Indonesia's youth of today, allowing it to be used as a character teaching tool.