Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pemborosan makanan (food waste) di Indonesia, di mana sektor rumah tangga menjadi penyumbang terbesar mencapai 55% dalam dua dekade terakhir. Fenomena ini berdampak pada degradasi lingkungan dan kerugian ekonomi keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor penyebab food waste domestik dan merumuskan strategi optimalisasi pengelolaan makanan sebagai upaya efisiensi sumber daya keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, laporan institusi, dan dokumen relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan makanan di rumah tangga dipicu oleh perilaku belanja impulsif, kurangnya perencanaan menu (meal planning), serta manajemen penyimpanan yang buruk. Dampak finansial dari pemborosan ini mencapai ratusan ribu rupiah per rumah tangga setiap tahunnya. Strategi optimalisasi melalui penerapan food preparation, meal plan visualization, dan konsep zero waste terbukti efektif dalam menekan timbulan sampah makanan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan makanan yang sistematis di tingkat domestik merupakan instrumen krusial dalam menciptakan efisiensi anggaran belanja dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Copyrights © 2026