Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konsep tayamum dalam kitab Fathul Mu'in karya Syekh Zainuddin Al-Malibari. Thaharah atau penyucian adalah syarat mutlak dalam beribadah di Islam, namun pemahaman masyarakat tentang tayamum seringkali bersifat umum dan terbatas. Studi ini menggunakan riset pustaka, meneliti teks-teks klasik dalam kitab Fathul Mu'in sebagai sumber hukum Islam yang memiliki kedalaman makna dan disajikan secara ringkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fathul Mu'in memberikan panduan komprehensif tentang tayamum sebagai keringanan (rukhsah) bagi umat Islam yang memiliki keterbatasan akses air karena sakit atau faktor alam. Pembahasan mencakup biografi penulis kitab Fathul Mu'in, Syekh Zainuddin Al-Malibari, dan penjelasan tentang syarat-syarat sahnya tayamum, seperti waktu shalat, rukun-rukun yang meliputi niat dan tata cara, serta berbagai sunnah dan hal-hal yang membatalkannya. Buku ini tidak hanya relevan di dunia sekolah berasrama Islam, tetapi juga sangat cocok untuk dipelajari dalam pendidikan kontemporer atau era modern saat ini. Penguasaan materi ini diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih baik dalam menjaga kesucian pribadi dan memiliki kestabilan spiritual untuk melaksanakan kewajiban agama dalam situasi darurat.
Copyrights © 2026