Penelitian ini mengkaji pengaruh kecemasan komunikasi interpersonal terhadap aktivitas bersosialisasi mahasiswa dengan lokasi penelitian di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAI AL-AZIS Angkatan 9. Dalam konteks akademik, kemampuan komunikasi interpersonal memegang peranan penting dalam membentuk relasi sosial, partisipasi kelas, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tingkat kecemasan komunikasi yang dialami mahasiswa memengaruhi kenyamanan interaksi sosial dan frekuensi mereka dalam bersosialisasi sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan komunikasi mahasiswa, tingkat aktivitas bersosialisasi, serta pengaruh kecemasan komunikasi terhadap aktivitas bersosialisasi di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan analisis statistik. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 37 responden dan diolah menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori kecemasan komunikasi sedang (75,7%), sementara sebagian kecil berada pada kategori rendah (13,5%) dan tinggi (10,8%). Pada variabel aktivitas bersosialisasi, sebagian besar mahasiswa juga berada pada kategori sedang (67,6%), diikuti oleh kategori rendah (18,9%) dan tinggi (13,5%). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh negatif yang signifikan antara kecemasan komunikasi dengan aktivitas bersosialisasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,494 mengindikasikan bahwa 49,4% variasi aktivitas bersosialisasi dapat dijelaskan oleh tingkat kecemasan komunikasi mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kecemasan komunikasi yang dialami mahasiswa, semakin rendah tingkat aktivitas bersosialisasi mereka, baik dalam hal kenyamanan berinteraksi maupun frekuensi interaksi sosial.
Copyrights © 2026