Bahasa Inggris memiliki peran penting sebagai bahasa internasional, namun pembelajarannya di Indonesia masih menghadapi tantangan karena banyak orang menganggapnya sulit, sehingga menimbulkan beban dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan belajar Bahasa Inggris pada anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah, Lendang Bonder, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan kegiatan bermain. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap: (1) perencanaan bersama pengelola dan anak-anak untuk menentukan kosakata yang relevan, (2) pelaksanaan pembelajaran interaktif berbasis permainan seperti oper pensil, lagu interaktif, kuis kelompok, dan simulasi percakapan sederhana, serta (3) evaluasi melalui pre-test, post-test, dan refleksi bersama. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: sebelum kegiatan hanya 20% anak menyukai Bahasa Inggris, setelah kegiatan meningkat menjadi 60%. Aktivitas berbasis permainan terbukti efektif meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan antusiasme anak-anak dalam belajar Bahasa Inggris. Kesimpulan: metode PAR berbasis permainan dapat menjadi strategi alternatif pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan dengan keterbatasan fasilitas.
Copyrights © 2026