Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap literasi budaya siswa kelas IV SDN 1 Banyumulek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian terdiri atas kelas IV A sebanyak 28 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B sebanyak 26 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara, dengan rata-rata pre-test 65,50 pada kelas eksperimen dan 65,62 pada kelas kontrol. Setelah perlakuan, rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat menjadi 80,30, sedangkan kelas kontrol mencapai 70,88. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Dengan demikian, pendekatan CRT berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi budaya siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026