Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan, motivasi, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan Agen BRILink di Kabupaten Semarang. Permasalahan yang diidentifikasi adalah ketidakjelasan struktur kepemimpinan, fluktuasi insentif, dan sistem kompensasi yang belum sepenuhnya berbasis kinerja yang diduga memengaruhi produktivitas dan kepuasan layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan sampel purposive sebanyak 133 responden dan dianalisis menggunakan PLS-SEM (SmartPLS 4.0) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan struktural antar variabel. Hasil uji jalur menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β = -0,004; t = 0,304; p = 0,761), motivasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja (β = -0,042; t = 2,903; p = 0,004), dan kompensasi berpengaruh positif signifikan serta dominan (β = 1,020; t = 103,137; p < 0,001). Nilai R² untuk variabel Kinerja Karyawan adalah 0,988, yang menunjukkan bahwa variabel independen menjelaskan 98,8% variasi kinerja. Temuan merekomendasikan penerapan pay for performance, klarifikasi mekanisme insentif, dan penguatan struktur kepemimpinan formal untuk meningkatkan kinerja agen.
Copyrights © 2026