Kurangnya media informasi mengenai kondisi mental ibu pasca melahirkan dapat meningkatkan risikoterjadinya gangguan mental seperti postpartum blues, postpartum depression, hingga postpartum psychosis. Kondisiini dipicu oleh kombinasi faktor seperti perubahan hormonal, lingkungan yang kurang suportif, tekanan ekonomi, danstres emosional. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan desain dari karakter yang mengalami tekanan mentalakibat gangguan postpartum, khususnya melalui fenomena postpartum blues. Melalui perancangan ini, ciri-cirikarakter yang mengalami gejala tersebut dianalisis untuk menginformasikan pengalaman mengenai depresi pascamelahirkan postpartum blues dan orang sekitar yang berpengaruh. Hasil perancangan menunjukkan bahwa desainkarakter yang realistis, didukung oleh narasi emosional serta teknik animasi 2D yang tepat, mampu meningkatkanempati serta kesadaran masyarakat akan pentingnya memahami dan menangani gangguan postpartum blues. Dengandemikian, media visual seperti animasi dapat menjadi alat komunikasi yang efektif dalam menyampaikan isukesehatan mental ibu kepada khalayak luas secara menyentuh dan informatif. Harapannya, media ini juga dapatmembuka ruang diskusi yang lebih terbuka mengenai pentingnya dukungan mental bagi ibu.Kata kunci: animasi 2D, desain karakter, melahirkan, media informasi, postpartum blues.
Copyrights © 2026