Penerapan budaya bersih di lingkungan kampus merupakan upaya strategis dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode pelaksanaan meliputi tahapan discovery, define, design, dan destiny dengan mahasiswa sebagai aset utama dalam kegiatan kerja bakti. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan aktif mahasiswa serta perubahan perilaku positif, khususnya dalam aspek kedisiplinan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kampus. Lingkungan kampus yang lebih bersih dan tertata memberikan kontribusi terhadap terciptanya suasana akademik yang lebih nyaman dan kondusif. Meskipun demikian, keberlanjutan program masih memerlukan penguatan melalui pendampingan dan dukungan kelembagaan. Program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan budaya bersih berbasis partisipasi mahasiswa dalam mendukung pengembangan lingkungan akademik yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026