Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi social media marketing pada minat bergabung, kontribusi social media marketing pada perceived value, kontribusi perceived value pada minat bergabung dan kontribusi social media marketing pada minat bergabung melalui perceived value. Lokasi penelitian ini di Denpasar yang terletak di Provinsi Bali, dan menggunakan Fitness Plus sebagai fokus utama. Populasi yang digunakan adalah masyarakat bali yang berdomisili di Denpasar dan mengetahui tentang pusat kebugaran yang berada di denpasar, dengan sampel yang digunakan sebanyak 130. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan teknik analisis metode uji mediasi menggunakan Smart PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa social media marketing terbukti mampu memberikan kontribusi positif dan signifikan pada minat bergabung, perceived value terbukti mampu memberikan kontribusi positif dan signifikan pada minat bergabung, social media marketing terbukti mampu memberikan kontribusi positif dan signifikan pada perceived value, dan perceived value terbukti mampu memberikan kontribusi mediasi secara parsial pada hubungan social media marketing pada minat bergabung. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Fitness Plus meningkatkan strategi promosi di media sosial dengan menghadirkan konten yang menarik, responsif pada interaksi konsumen, menjaga kebersihan serta kelengkapan fasilitas, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk memperkuat persepsi nilai serta menarik lebih banyak calon anggota.
Copyrights © 2025