Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Apuan melalui Pelatihan Pembuatan Nasi Sodan Kering Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; Ni Luh Gede Cahyani Putri; Anak Agung Eddy Supriyadinata Gorda; Ida Bagus Teddy Prianthara; I Gusti Ayu Wirati Adriati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4644

Abstract

Setiap desa memiliki banyak sumber daya yang dapat diberdayakan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat desa. Masyarakat desa dapat memanfaatkan sebagai bentuk sumber daya di desanya sebagai modal dalam melaksanakan wirausaha. Salah satu desa yang memiliki potensi lebih untuk masyarakatnya adalah Desa Apuan, Bangli. Di Desa Apuan masyarakat sebagian besar memiliki pekerjaan sebagai petani, salah satunya adalah penghasil beras. Poin penting yang dapat dilihat pada masyarakat Desa Apuan adalah masyarakat yang mayoritas beragama Hindu yang menggunakan nasi sodan sebagai sarana upakara. Kondisi ini adalah peluang yang dapat dijadikan ide usaha bagi masyarakat, yakni produksi nasi sodan kering untuk dipasarkan. Kurangnya pengetahuan produksi nasi sodan pada masyarakat Desa Apuan menarik Tim Pengabdi untuk melakukan pelatihan kepada ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah analisis situasi masyarakat, memaparkan tahapan program dan melakukan aksi program. Hasil pengabdian yaitu: (1) Meningkatnya pemahaman ibu-ibu PKK tentang pentingnya peningkatan jenis usaha untuk perekonomian desa (2) Meningkatnya keterampilan pembuatan nasi sodan kering dalam bentuk pelatihan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan Ibu-ibu PKK
Peningkatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Apuan melalui Pelatihan Pembuatan Nasi Sodan Kering Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; Ni Luh Gede Cahyani Putri; Anak Agung Eddy Supriyadinata Gorda; Ida Bagus Teddy Prianthara; I Gusti Ayu Wirati Adriati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4644

Abstract

Setiap desa memiliki banyak sumber daya yang dapat diberdayakan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat desa. Masyarakat desa dapat memanfaatkan sebagai bentuk sumber daya di desanya sebagai modal dalam melaksanakan wirausaha. Salah satu desa yang memiliki potensi lebih untuk masyarakatnya adalah Desa Apuan, Bangli. Di Desa Apuan masyarakat sebagian besar memiliki pekerjaan sebagai petani, salah satunya adalah penghasil beras. Poin penting yang dapat dilihat pada masyarakat Desa Apuan adalah masyarakat yang mayoritas beragama Hindu yang menggunakan nasi sodan sebagai sarana upakara. Kondisi ini adalah peluang yang dapat dijadikan ide usaha bagi masyarakat, yakni produksi nasi sodan kering untuk dipasarkan. Kurangnya pengetahuan produksi nasi sodan pada masyarakat Desa Apuan menarik Tim Pengabdi untuk melakukan pelatihan kepada ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah analisis situasi masyarakat, memaparkan tahapan program dan melakukan aksi program. Hasil pengabdian yaitu: (1) Meningkatnya pemahaman ibu-ibu PKK tentang pentingnya peningkatan jenis usaha untuk perekonomian desa (2) Meningkatnya keterampilan pembuatan nasi sodan kering dalam bentuk pelatihan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan Ibu-ibu PKK
Narrative Literature Review: Pengaturan Fleksibilitas Kerja sebagai Faktor yang mempengaruhi Motivasi Pekerja Generasi Milenial dan Generasi Z memilih Jenis Pekerjaan Sampingan di Era Tahun 2020-2024 Ni Luh Putu Sariani; Ni Wayan Ari Sudiartini; I Gusti Ayu WIrati Adriati; Ni Nengah Rupadi Kertiriasih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.3884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan fleksibilitas kerja sebagai faktor yang mempengaruhi motivasi pekerja generasi Milenial dan generasi Z memilih jenis pekerjaan Sampingan di Era Tahun 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan fleksibilitas kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi motivasi pekerja generasi milenial dan generasi Z dalam memilih jenis pekerjaan sampingan di era tahun 2020-2024. Bagi generasi milenial, pengaturan fleksibilitas kerja memungkinkan mereka untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan gaya hidup mereka. Sedangkan bagi generasi Z, pengaturan fleksibilitas kerja memberikan mereka kebebasan dan peluang untuk terus berkembang.
Evaluating local wisdom's impact on financial success: social capital in building economic resilience during covid-19 Ida Bagus Teddy Prianthara; I Wayan Sunia; I Gusti Ayu Wirati Adriati
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243307

Abstract

This research examines the factors supporting the success of financial performance based on local wisdom and social capital as a role in building a people's economy during the COVID-19 pandemic. Respondents in this study were Village Credit Institutions (LPD) throughout Bali. The technique of taking respondents in this study uses the Non-Probability Sampling technique with the method used purposive sampling, which means that the respondent's sampling technique is based on specific criteria such as 1) LPD health status, 2) level of capital owned. Calculating the determination of respondents using the Slovin formula with the calculation results of 100 respondents. The data that is processed is primary data through surveys by distributing questionnaires which are then analyzed using Amos Ver.23.0 software with Structural Equation Modeling (SEM) analysis techniques. The results of this study indicate that partially accounting control variables, leadership style, and organizational culture have a significant positive effect on social capital. Other findings include accounting control, leadership style, organizational culture, and social capital having a significant positive effect on financial performance.
Minat Gen Z Bergabung di GYM: Pengaruh Social Media Marketing dan Perceived Value (Study Case Fitness Plus Denpasar) Putu Ivan Putra Pratama; I Gusti Ayu Tirtayani; Ni Wayan Lasmi; I Gusti Ayu Wirati Adriati
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.3174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi social media marketing pada minat bergabung, kontribusi social media marketing pada perceived value, kontribusi perceived value pada minat bergabung dan kontribusi social media marketing pada minat bergabung melalui perceived value. Lokasi penelitian ini di Denpasar yang terletak di Provinsi Bali, dan menggunakan Fitness Plus sebagai fokus utama. Populasi yang digunakan adalah masyarakat bali yang berdomisili di Denpasar dan mengetahui tentang pusat kebugaran yang berada di denpasar, dengan sampel yang digunakan sebanyak 130. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan teknik analisis metode uji mediasi menggunakan Smart PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa social media marketing terbukti mampu memberikan kontribusi positif dan signifikan pada minat bergabung, perceived value terbukti mampu memberikan kontribusi positif dan signifikan pada minat bergabung, social media marketing terbukti mampu memberikan kontribusi positif dan signifikan pada perceived value, dan perceived value terbukti mampu memberikan kontribusi mediasi secara parsial pada hubungan social media marketing pada minat bergabung. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Fitness Plus meningkatkan strategi promosi di media sosial dengan menghadirkan konten yang menarik, responsif pada interaksi konsumen, menjaga kebersihan serta kelengkapan fasilitas, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk memperkuat persepsi nilai serta menarik lebih banyak calon anggota.
Rekonstruksi Keseimbangan Hidup dan Kesehatan Mental Pekerja Generasi Z Menghadapi Boreout di Coffee Shop Dicko Helmi Susanto; I Putu Dharmawan Pradhana; Ni Nyoman Sri Wisudawati; I Gusti Ayu Wirati Adriati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3622

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena boreout suatu kondisi kebosanan kronis dan kurangnya tantangan yang dialami oleh pekerja Generasi Z di industri coffee shop. Meskipun sektor ini menawarkan estetika visual yang menarik atau sering disebut sebagai aesthetic labour, realitas kerja yang repetitif dan monoton sering kali memicu understimulation yang berdampak negatif pada kesehatan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi secara mendalam bagaimana pekerja Generasi Z di sebuah coffee shop di Kuta merekonstruksi keseimbangan hidup (work-life balance) dan menjaga kesehatan mental mereka saat menghadapi boreout. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap tujuh informan, termasuk barista, rekan kerja, dan psikolog praktisi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Gioia berbantuan NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa boreout pada barista bukan disebabkan oleh kelelahan fisik, melainkan stagnasi intelektual dan rutinitas tanpa makna. Pekerja Generasi Z merespons kondisi ini melalui strategi job crafting yang adaptif: Problem-Focused (pengembangan skill mandiri), Emotion-Focused (aktivitas healing), serta Meaning-Focused (membangun koneksi emosional). Kesimpulan utama studi ini adalah bahwa harmoni kehidupan (work-life harmony) bagi pekerja muda tercapai dengan mengintegrasikan nilai personal ke dalam rutinitas kerja, bukan sekadar memisahkan waktu kerja dan pribadi.