Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, terutama melalui IKM Kampus Kopi yang dikelola oleh pemuda desa. Meskipun dikenal sebagai sentra pengolahan kopi, potensi budaya lain seperti batik dan keris masih terpisah dan kurang dimanfaatkan secara strategis. Program ini bertujuan untuk merevitalisasi identitas lokal melalui penciptaan dan produksi motif serta kain batik yang mengangkat ikon Kampus Kopi, batik, dan keris sebagai simbol budaya desa. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya inovasi desain serta keterbatasan keterampilan teknis masyarakat dalam mengembangkan produk berbasis budaya lokal. Program ini menawarkan solusi berupa pelatihan kreatif dan teknis yang mencakup penciptaan motif kontemporer dan produksi kain batik. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif dengan pendekatan berbasis kearifan lokal, melibatkan masyarakat dan mitra sejak tahap awal hingga evaluasi. Hasil kegiatan diharapkan tidak hanya menghasilkan produk batik unggulan, tetapi juga memperkuat identitas budaya desa dan membuka peluang ekonomi baru berbasis wisata edukasi dan pemasaran kreatif.
Copyrights © 2026