Kemiskinan di kawasan pesisir selatan Jawa Barat merupakan permasalahan multidimensional yang dipengaruhi oleh keterbatasan akses pendidikan, rendahnya kapasitas ekonomi masyarakat, kerentanan terhadap bencana alam, serta minimnya akses terhadap layanan sosial dan permodalan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model intervensi sosial dan pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bantuan sosial konvensional tidak cukup efektif tanpa adanya penguatan kapasitas produktif. Peneliti merumuskan Model Integratif yang mencakup empat pilar utama: rekonstruksi pola pikir melalui literasi keuangan, hilirisasi produk perikanan, penguatan kelembagaan BUMDes sebagai penyangga modal, dan digitalisasi pemasaran. Model ini mengintegrasikan fungsi perlindungan sosial dengan transformasi ekonomi lokal untuk mendorong graduasi mandiri masyarakat pesisir. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi kebijakan lintas sektor dalam menciptakan ekosistem ekonomi pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026