Anemia merupakan masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri. Salah satu upaya pencegahannya adalah melalui konsumsi tablet tambah darah (TTD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dan sekolah terhadap kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 265 siswi SMAN 3 Kota Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik proportioned stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan rendah dalam mengonsumsi TTD yaitu sebanyak 202 orang (76,2%). Sebanyak 163 responden (61,5%) tidak mendapatkan dukungan dari orang tua dan 153 responden (57,7%) tidak mendapatkan dukungan dari sekolah. Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua (p = 0,000) dan dukungan sekolah (p = 0,001) dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Dukungan dari orang tua dan sekolah berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan peran orang tua dan pihak sekolah dalam mendukung remaja putri guna menurunkan prevalensi anemia.
Copyrights © 2026