Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat meningkatnya kebutuhan zat gizi selama masa pubertas serta kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya anemia adalah pola makan. Pola makan yang tidak seimbang, seperti rendahnya konsumsi sayur dan buah, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan rendahnya asupan zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia pada remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada Remaja Putri Kelas X Di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional serta pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Sampel penelitian berjumlah 73 orang yang diambil menggunakan proportional stratified random sampling. Data diperoleh dari data primer berupa pengisian kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin (Hb). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-Square. Hasil: Hasil analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya.
Copyrights © 2026