Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit yang semakin meningkat prevalensinya di kalangan remaja, termasuk di Indonesia. Faktor kecerdasan emosional dianggap berpengaruh terhadap perilaku pencegahan diabetes pada remaja. Kecerdasan emosional berperan dalam pengambilan keputusan dan pengendalian diri terhadap perilaku berisiko. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku pencegahan diabetes pada remaja SMP. Metode: Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada siswa SMP Kristen Aletheia Malang bulan November hingga Desember 2025. Sampel sebanyak 54 siswa dipilih melalui total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Trait Kecerdasan Emosional Questionnaire–Adolescent Short Form (TEIQue-ASF) untuk mengukur kecerdasan emosional, dan Diabetes-related Instrument to Assess Preventive Behaviors among Adolescents (DIAPBA) untuk mengukur perilaku pencegahan diabetes melitus. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan perilaku pencegahan diabetes (r = 0,491; p<0,001). Kesimpulan: Kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap perilaku pencegahan diabetes pada remaja SMP. Hal ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek kecerdasan emosional dalam upaya meningkatkan perilaku pencegahan diabetes di kalangan remaja.
Copyrights © 2026