Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Perbandingan Penggunaan dan Waktu Pelaksanaan Metode Triage Emergency Severity Index (ESI) dan Simple Triage and Rapid Treatment (START) di Instalasi Gawat Darurat

Annalia Wardhani (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura)
Insana Maria (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura)
Rusdi Rusdi (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura)
Fir'ad Setya Nugraha (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura)
Winda Sari (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura)
Zahara Noor Fadhila (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2026

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan kesehatan yang memberikan penanganan segera kepada pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Ketepatan dalam menentukan prioritas pasien melalui sistem triage sangat penting untuk mencegah keterlambatan penanganan pada pasien kritis. Beberapa metode triage yang umum digunakan adalah Emergency Severity Index (ESI) dan Simple Triage and Rapid Treatment (START). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan penggunaan serta waktu pelaksanaan metode triage ESI dan START dalam menentukan prioritas pasien di instalasi gawat darurat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan komparatif yang dilaksanakan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Sampel penelitian berjumlah 25 perawat yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi waktu pelaksanaan triage, kuesioner penggunaan metode triage, serta rekam medis pasien sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menggunakan metode ESI sebanyak 18 orang (72%), sedangkan metode START digunakan oleh 7 orang (28%) dengan perbedaan yang signifikan (χ² = 4,840; p = 0,028). Rata-rata waktu pelaksanaan triage metode ESI adalah 18,39 ± 2,45 detik, sedangkan metode START adalah 11,29 ± 1,11 detik. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode (Z = -3,786; p < 0,001) dengan effect size besar (r = 0,76). Dapat disimpulkan bahwa metode START lebih cepat dalam pelaksanaan triage, sedangkan metode ESI memberikan klasifikasi kegawatan pasien yang lebih komprehensif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...