Penelitian ini membahas Tradisi Petik Laut, sebuah praktik budaya masyarakat pesisir yang telah berakulturasi dengan ajaran Islam, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai pendidikan agama Islam (PAI) dan mekanisme internalisasinya. Melalui kajian kepustakaan kualitatif, kajian ini menemukan bahwa tradisi tersebut mengandung nilai-nilai fundamental PAI, seperti syukur, tauhid, dan solidaritas sosial (ukhuwah). Nilai-nilai ini terinternalisasi melalui akulturasi adaptif, peran tokoh agama, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Kontribusi utama penelitian ini adalah menempatkan Petik Laut sebagai media pendidikan Islam nonformal berbasis kearifan lokal, sekaligus memberikan kerangka konseptual mengenai hubungan agama dan budaya pesisir yang relevan untuk pengembangan PAI yang kontekstual.
Copyrights © 2026