Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak dan ditandai dengan gejala utama berupa batuk yang dapat mengganggu kenyamanan serta proses pemulihan pasien. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti pijat akupresur mulai banyak digunakan sebagai terapi komplementer untuk membantu meredakan gejala batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat akupresur terhadap penurunan lama batuk pada pasien anak dengan ISPA di RS Prima Husada Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari anak yang terdiagnosis ISPA dan mengalami batuk, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan terapi pijat akupresur pada titik-titik tertentu selama beberapa hari, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar. Pengukuran dilakukan dengan mengamati lama batuk sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan lama batuk yang signifikan pada kelompok yang mendapatkan pijat akupresur dibandingkan dengan kelompok kontrol. Analisis statistik menunjukkan bahwa pijat akupresur berpengaruh terhadap percepatan penurunan lama batuk pada pasien anak dengan ISPA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pijat akupresur efektif sebagai terapi komplementer dalam membantu menurunkan lama batuk pada anak dengan ISPA. Diharapkan terapi ini dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan oleh tenaga kesehatan maupun keluarga pasien.
Copyrights © 2026