Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, khususnya pendidikan dalam perencanaan pembelajaran, semakin meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan ChatGPT dan motivasi belajar terhadap kemampuan mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2022 dalam merencanakan pembelajaran akuntansi, dengan literasi teknologi sebagai variabel moderasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling pada 84 responden. Hasil statistik deskriptif menunjukkan rata-rata penggunaan ChatGPT sebesar 45,04, motivasi belajar 28,31, kemampuan perencanaan pembelajaran 58,98, dan literasi teknologi 64,87. Instrumen penelitian dinyatakan valid (47 item) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,939). Hasil regresi menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT (p = 0,002) dan motivasi belajar (p = 0,001) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan perencanaan pembelajaran, dengan kontribusi model sebesar 47,2% (Adjusted R² = 0,472). Namun, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa literasi teknologi tidak berperan signifikan dalam memoderasi hubungan tersebut (p > 0,05). Temuan ini memperkuat kerangka TPACK dan Self-Determination Theory dalam pengembangan kompetensi pedagogis calon guru.
Copyrights © 2026