Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan koordinasi tangan dan mata seperti menggunting. Hasil observasi awal di PAUD Kiddie Land menunjukkan bahwa sebagian besar anak kelompok A belum mampu menggunting dengan baik, ditandai dengan rendahnya konsentrasi dan koordinasi gerakan jari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 6 anak kelompok A di PAUD Kiddie Land, yang dilaksanakan dalam beberapa tahap intervensi pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, ditandai dengan nilai rata-rata dari 2,00 pada pra intervensi menjadi 2,60 pada intervensi I dan meningkat menjadi 3,50 pada intervensi II. Persentase ketuntasan juga meningkat dari 16,7% menjadi 33,3% dan akhirnya mencapai 100%. Dengan demikian, kegiatan menggunting terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Copyrights © 2026