Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh faktor intrapersonal (disiplin diri), yang dioperasionalkan melalui rutinitas spiritual Puja Bakti, dan faktor interpersonal (dukungan teman sebaya) terhadap efikasi diri akademik mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Maha Prajna. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 58 mahasiswa yang tinggal di asrama. Data dikumpulkan menggunakan adaptasi dari Brief Self-Control Scale, Social Provisions Scale, dan Academic Self-Efficacy Scale, yang kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa disiplin diri (p = 0.004) dan dukungan teman sebaya (p = 0.021) merupakan prediktor positif dan signifikan terhadap efikasi diri akademik. Secara simultan, kedua variabel ini menjelaskan 21,5% (Adjusted R²) dari varians efikasi diri akademik (F(2, 55) = 31.254, p < 0.001). Kontribusi utama penelitian ini adalah pengenalan Model Perancah Psikososial, yang mengonseptualisasikan bahwa keberhasilan akademik di lingkungan terstruktur tidak hanya bergantung pada agensi individu, tetapi juga pada sinergi antara disiplin internal yang dilatih secara sistematis dan dukungan sosial eksternal yang difasilitasi oleh lingkungan.
Copyrights © 2025