The development of the Nusantara Capital City is a national strategic project that requires active public participation, particularly from those directly affected, such as the residents of Sepaku District. However, the low level of political participation among the community remains a major issue that needs to be examined more thoroughly. This study aims to determine the influence of political trust on the political participation of the Sepaku community in the development of IKN. A correlational quantitative approach was used. The instruments applied were the Citizen Trust in Government Organizations (CTGO) scale to measure political trust and the Participatory Behaviors Scale (PBS) to assess political participation. A total of 433 respondents were selected using probability sampling with the cluster sampling method from eight villages/sub-districts. The data analysis method used was simple linear regression. The results showed a significant influence of political trust on political participation, with a significance value of 0.000 (p < 0.05) and a coefficient of determination of 0.058. This indicates that political trust contributes 5.8% to the political participation of the community. Although the contribution is relatively small, the findings affirm that trust in government plays an important role in enhancing public engagement in the development of IKN. AbstrakPembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan proyek strategis nasional yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat, khususnya mereka yang terdampak langsung seperti masyarakat Kecamatan Sepaku. Namun, rendahnya partisipasi politik masyarakat menjadi permasalahan utama yang perlu dikaji secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan politik terhadap partisipasi politik masyarakat Kecamatan Sepaku dalam pembangunan IKN. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Instrumen yang digunakan adalah skala Citizen Trust in Government Organizations (CTGO) untuk mengukur kepercayaan politik dan Participatory Behaviors Scale (PBS) untuk mengukur partisipasi politik. Sampel diambil sebanyak 433 responden menggunakan teknik probability sampling dengan jenis cluster sampling dari delapan desa/kelurahan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari kepercayaan politik terhadap partisipasi politik, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,058. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan politik berkontribusi sebesar 5,8% terhadap partisipasi politik masyarakat. Meskipun kontribusinya tergolong kecil, temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan terhadap pemerintah memainkan peran penting dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan IKN.
Copyrights © 2026