Industri penerbangan internasional menghadapi persaingan yang semakin ketat seiring dengan pemulihan pascapandemi COVID-19, sehingga maskapai dituntut tidak hanya menarik pelanggan baru tetapi juga mempertahankan pelanggan yang sudah ada melalui peningkatan niat pembelian kembali. Meskipun Qatar Airways dikenal sebagai maskapai premium dengan reputasi global, di pasar Jakarta, Indonesia masih terdapat tantangan operasional dan persaingan yang berpotensi memengaruhi loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand perceived quality dan brand awareness terhadap repurchase intention yang dimediasi oleh customer engagement pada pelanggan Qatar Airways di Jakarta, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Populasi penelitian adalah pelanggan Qatar Airways di Jakarta, dengan sampel sebanyak 220 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert, sedangkan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand perceived quality dan brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer engagement dan repurchase intention. Selain itu, customer engagement berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention serta terbukti memediasi pengaruh brand perceived quality dan brand awareness terhadap niat pembelian kembali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan pelanggan merupakan faktor kunci dalam membangun loyalitas pelanggan. Oleh karena itu, disarankan agar Qatar Airways terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat strategi kesadaran merek, dan mengembangkan program keterlibatan pelanggan yang berkelanjutan di pasar Indonesia.
Copyrights © 2026