Kebutuhan masyarakat di sekitar Sekolah Tahfidz Khoiru Ummah Plus (STPKU) pengelola budidaya ikan adalah inovasi teknologi perikanan berkelanjutan. Minat masyarakat terhadap budidaya ikan sebagai sumber pendapatan tambahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga harus diimbangi dengan risiko kematian ikan yang signifikan, yang menjadi kendala bagi pengembangan usaha perikanan. Permasalahan dalam manajemen budidaya ikan, terutama pada saat cuaca yang tidak menentu, dapat menurunkan kesehatan dan produksi ikan. Solusi yang diberikan adalah dengan memberikan edukasi dan pendampingan sistem budidaya ikan menggunakan bioflok, dengan aplikasi pakan fitobiotik dan pemuasaan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Metode yang digunakan adalah praktik fitobiotik-bioflok bagi mitra dan masyarakat sekitar, dimulai dengan edukasi dan pelatihan teknologi inovatif budidaya ikan menggunakan sistem bioflok dan pakan fitobiotik, berlanjut melalui tahap pendampingan hingga panen, dan termasuk tahap monitoring dan evaluasi keberlanjutan. Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok rawa dan penambahan bubuk kunyit pada pakan sebagai fitobiotik memberikan dampak yang lebih besar terhadap efisiensi pakan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dipadukan dengan praktik kerja lapangan mahasiswa dinilai bermanfaat bagi masyarakat, meningkatkan pemahaman dan minat terhadap budidaya ikan fitobiotik.
Copyrights © 2026