Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kritik moral terhadap pengorbanan seorang ibu dalam cerpen Sang Malaikat Pelindung karya Dr. Nursaid, M.Pd. dengan menggunakan pendekatan etika deontologi. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media refleksi nilai moral dalam kehidupan manusia, sehingga relevan untuk dianalisis secara etis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pembacaan heuristik dan hermeneutik untuk memahami makna tersurat dan tersirat dalam teks. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang mengandung nilai moral, yang kemudian dikategorikan ke dalam hubungan manusia dengan diri sendiri dan dengan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorbanan ibu direpresentasikan sebagai kewajiban moral yang bersifat absolut, sesuai dengan prinsip etika deontologi yang menekankan tindakan berdasarkan kewajiban, bukan konsekuensi. Namun demikian, ditemukan pula kritik implisit terhadap pengorbanan yang berlebihan hingga berpotensi mengabaikan diri sendiri. Hal ini menunjukkan kompleksitas nilai moral dalam karya sastra. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara kewajiban dan hak individu, serta peran apresiasi sastra dalam membangun kesadaran moral dan pembentukan karakter.
Copyrights © 2026