Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tekanan struktural yang dihadapi ritel tradisional akibat percepatan digitalisasi dan dominasi platform e-commerce. Ketidakmampuan dalam mengadopsi infrastruktur digital menyebabkan entitas lokal rentan kehilangan relevansi sosial dan ekonomi, sehingga strategi Community Relations yang transformatif menjadi krusial. Penelitian konseptual ini bertujuan untuk merumuskan model strategi hubungan komunitas yang terintegrasi dengan transformasi digital melalui analisis ekosistem Sampoerna Retail Community (SRC). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur deskriptif-analitis yang mengeksplorasi data sekunder terkait pemberdayaan UMKM dan digitalisasi ritel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standarisasi fisik dan integrasi platform digital AYO SRC secara signifikan mampu meningkatkan kohesi komunitas serta efisiensi operasional pedagang kecil. Teknologi dalam ekosistem ini diposisikan sebagai fasilitator relasional (human-centric digitalization) yang memperkuat modal sosial dan kepercayaan publik. Disimpulkan bahwa loyalitas komunitas yang berkelanjutan dapat dicapai melalui mekanisme Creating Shared Value (CSV), di mana nilai ekonomi korporasi diselaraskan dengan pemberdayaan kapasitas ekonomi lokal. Model ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan strategi Public Relations modern yang berbasis data dan inklusif di pasar negara berkembang.
Copyrights © 2026