Jurnal SOLMA
Vol. 15 No. 1 (2026)

Teknologi Hijau Aquaponik untuk Kemandirian Pangan Masyarakat Pasir Angin

Prihatin Oktivasari (Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia Depok 16425)
Ajeng Bening K (Program Studi Teknik Listrik, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia, Depok 16425)
Rosidi Rosidi (Program Studi Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia Depok 16425)
Sultan Fajar Pieraldi (Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia Depok 16425)
Arizal Abdul Mukti (Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia Depok 16425)
Azrial Dhyas Putratama (Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia Depok 16425)
Titus Wahyu Nugroho (Program Studi Teknik Listrik, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia, Depok 16425)
Fransisca Fransisca (Program Studi Teknik Listrik, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia, Depok 16425)
Azhar Azhar (Program Studi Teknik Listrik, Politeknik Negeri Jakarta, Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kampus Universitas Indonesia, Depok 16425)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2026

Abstract

Background: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi hijau berbasis sistem aquaponik sebagai solusi kemandirian pangan di Desa Pasir Angin. Masyarakat Desa Pasir Angin sebagian besar menggantungkan hidup dari usaha ternak ikan-ayam, hidroponik, dan pengembangan maggot, namun sistem budidaya masih berjalan secara terpisah dan belum terintegrasi secara optimal dalam satu ekosistem sirkular. Kebaruan program ini terletak pada integrasi sistem aquaponik dengan model ekonomi sirkular berbasis maggot dan limbah organik lokal, di mana limbah ternak dan sisa pakan dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot, kemudian maggot digunakan sebagai pakan alternatif ikan, sementara limbah cair ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman. Pendekatan ini menciptakan closed-loop green farming system yang lebih efisien, rendah limbah (zero waste concept), serta menekan biaya operasional pakan hingga 30 %. Selain itu, program ini mengadopsi pendekatan community-based smart aquaponic management, yaitu sistem pendampingan berbasis monitoring sederhana (parameter kualitas air, pertumbuhan tanaman, dan produktivitas ikan) yang terdokumentasi secara terstruktur untuk mendukung keberlanjutan operasional. Metode: Metode kegiatan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan teknis berbasis praktik langsung, pendampingan operasional terintegrasi, serta evaluasi kuantitatif dampak sosial-ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar > 40%, penurunan biaya pakan, serta keberhasilan operasional sistem aquaponik terintegrasi yang mampu menghasilkan sayuran dan ikan untuk kebutuhan rumah tangga maupun peluang usaha mikro berbasis pangan lokal. Kesimpulan: Dengan model integratif dan sirkular ini, teknologi hijau aquaponik tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

solma

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari ...