Background: Gelombang kasus kekerasan seksual pada anak menjadi isu nasional yang terus bergulir di berbagai wilayah, salah satunya di Sumatera Barat. Fenomena ini didorong oleh praktik child grooming, yaitu manipulasi psikologis sistematis yang dilakukan pelaku dengan membangun kepercayaan dan kenyamanan untuk mengeksploitasi anak secara bertahap sekaligus menyembunyikan kejahatannya. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan self protection skill anak sebagai prevensi groming. Metode: Pelatihan dengan beberapa tahapan sistematis yaitu: pembukaan dan pretest, pelatihan self protection skill, simulasi situasi (roleplay), posttest dan penutupan dengan melibatkan 20 anak usia dini. Hasil: Terdapat peningkatan kemampuan self protection skill seluruh peserta pelatihan yang ditunjukkan melalui rerata skor pretest-posttest dan analisis statistik (sig : 0.001). Kesimpulan: self protection skill training terbukti efektif sebagai strategi preventif child grooming pada anak usia dini yang dibuktikan dengan peningkatan keterampilan anak mengidentifikasi situasi berisiko, menetapkan batasan personal serta melakukan respons perlindungan diri yang tepat
Copyrights © 2026