Background: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar yang perlu ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna berbasis budaya lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Etno-AKM Learning Design dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas V di SDN Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Metode: Metode menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan melibatkan 18 siswa (11 laki-laki dan 7 perempuan). Instrumen berupa tes literasi dan numerasi berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diintegrasikan dengan unsur budaya lokal Mojokerto. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t berpasangan, dan perhitungan N-Gain. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata skor literasi meningkat dari 58,06 menjadi 77,78 dan skor numerasi dari 56,94 menjadi 80,39. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 untuk literasi dan 0,56 untuk numerasi yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Etno-AKM Learning Design efektif dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui integrasi budaya lokal, serta berpotensi menjadi model pembelajaran kontekstual yang relevan dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Copyrights © 2026