Siti Mas'ula
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MENAVIGASI ERA AI: TINJAUAN SISTEMATIS TERHADAP TANTANGAN, DAMPAK, DAN RESPON INSTITUSIONAL UNTUK MENJAGA INTEGRITAS AKADEMIK Irfan, Ahmad; Slamet Arifin; Siti Mas'ula
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38607

Abstract

Kemunculan Kecerdasan Buatan Generatif (Generative AI) menantang integritas akademik di perguruan tinggi, namun sintesis empiris yang sistematis masih kurang. Systematic Literature Review (SLR) ini menganalisis 22 artikel empiris untuk mengatasi celah tersebut. Temuan menunjukkan tiga tema kunci: adopsi AI yang meluas untuk efisiensi; dilema signifikan bagi integritas akademik ('aigiarism'); dan konsensus tentang ketidakcukupan kebijakan institusional, yang mendorong pergeseran strategis ke arah inovasi pedagogis dan pelatihan AI literacy. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa institusi harus beralih dari larangan reaktif ke strategi proaktif, termasuk kebijakan yang jelas, redesain pedagogis, dan pelatihan AI literacy komprehensif untuk menavigasi era baru.
Etno-Akm Learning Design: Integrasi Budaya Lokal Untuk Penguatan Literasi-Numerasi Siswa Kelas V Fauziyah, Fauziyah; Siti Mas'ula; Siti Faizah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21793

Abstract

Background: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar yang perlu ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna berbasis budaya lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Etno-AKM Learning Design dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas V di SDN Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Metode: Metode menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan melibatkan 18 siswa (11 laki-laki dan 7 perempuan). Instrumen berupa tes literasi dan numerasi berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diintegrasikan dengan unsur budaya lokal Mojokerto. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t berpasangan, dan perhitungan N-Gain. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata skor literasi meningkat dari 58,06 menjadi 77,78 dan skor numerasi dari 56,94 menjadi 80,39. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 untuk literasi dan 0,56 untuk numerasi yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Etno-AKM Learning Design efektif dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui integrasi budaya lokal, serta berpotensi menjadi model pembelajaran kontekstual yang relevan dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Ekoliterasi: Tinjauan Pustaka Sistematis Berdasarkan PRISMA Kusumawati Shindi Nur Rahmawati; Siti Mas'ula; Riska Pristiani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47820

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in enhancing students’ ecoliteracy through a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA 2020 framework. The review included peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2026, obtained from several international databases such as ScienceDirect, SpringerLink, MDPI, Taylor and Francis, Sage Journals and Google Scholar. A total of 10 articles met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis. The findings indicate that PjBL consistently has a positive impact on students’ ecoliteracy across various educational levels. The improvement is reflected in multiple dimensions, including environmental knowledge (cognitive), environmental attitudes and awareness (affective), pro-environmental behavior (conative), and creativity and practical skills. Among these, the cognitive dimension is the most frequently developed, followed by affective and behavioral aspects. Variations in PjBL implementation, such as PjBL-STEM, STEAM, ecopreneurship-based PjBL, and differentiated PjBL, show different strengths in enhancing specific ecoliteracy dimensions. Overall, PjBL is proven to be an effective and holistic learning approach that integrates knowledge, skills, and real-world experiences. However, gaps remain in terms of limited global research distribution and the lack of long-term studies. Therefore, future research is recommended to conduct longitudinal and cross-cultural studies to strengthen the generalizability of findings.
Analisis Tingkat Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA Nugraha, Dhike Softa Permata; Aynin Mashfufah; Siti Faizah; Siti Mas'ula; Riska Pristiani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48394

Abstract

This study aims to describe the level of scientific literacy of fourth-grade elementary school students in science learning. This study used a descriptive quantitative approach with 17 fourth-grade students as subjects at an elementary school in Nganjuk Regency. Data were collected through a scientific literacy test based on contextual science questions with indicators of understanding scientific concepts, explaining scientific phenomena, interpreting scientific information or data, and applying scientific knowledge in everyday life. Data were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages and categories. The results showed that students' scientific literacy level was in the moderate category with an average of 59.75%. The highest indicator was the ability to understand scientific concepts at 68%, while the lowest indicator was the ability to interpret scientific information or data at 53%. These results indicate that students' scientific literacy needs to be improved through concrete, contextual, and interesting science learning.
Eksistensi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Ari Susandi; Siti Mas'ula; Budi Setiawan; Aries Dirgayunita; Yulina Fadilah
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i12022p49-57

Abstract

This study aims to explore the existence of character education values for elementary school students with online learning and door to door learning system, by choosing descriptive qualitative as its implementation. The research location was MI Muhammadiyah 1 Probolinggo City. The informants in this study were teachers from grade 1 to grade 3, totaling six people. This study used a phenomenological type of research. Data obtained by direct observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and verification. The results of this study are (1) teachers must be able to provide an online learning system to support the existence of character education values for elementary school students during online learning; (2) collaboration of online learning with door to door provides enormous benefits in the development of the character values; (3) the role of teachers in learning innovation and collaboration with parents can help optimizing the development and habituation of the character values in students. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi nilai-nilai pendidikan karakter siswa sekolah dasar dengan sistem pembelajaran online dan door to door, dengan memilih deskriptif kualitatif sebagai implementasinya. Tempat penelitian adalah MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo. Informan dalam penelitian ini adalah guru kelas 1 hingga kelas 3 yang berjumlah enam orang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian fenomenologi. Data didapatkan dengan observasi langsung, wawancara serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data, juga verifikasi. Hasil dari penelitian ini meliputi, (1) guru harus mampu mengembangkan sistem pembelajaran online untuk mendukung eksistensi nilai-nilai pendidikan karakter siswa sekolah dasar selama pembelajaran online; (2) kolaborasi pembelajaran secara daring atau online dengan door to door ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam pengembangan nilai karakter; (3) peran guru dalam inovasi pembelajaran dan kerja sama dengan orang tua dapat membantu mengoptimalkan perkembangan dan pembiasaan nilai karakter dalam diri siswa.
Pengembangan Media Kartu Soal Matematika Berbasis Google Sites Materi KPK dan FPB pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Evi Ananda Putri; Yulia Linguistika; Siti Mas'ula
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i22022p87-99

Abstract

This development research aims to produce question card media based on google sites material for LCM and GCF grade IV Elementary Schools that are valid and interesting for students. The research model uses the ADDIE model with five stages of development including: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The product is a website link (https://sites.google.com/view/media-mathion-card/page-muka) which is online. Based on the validation results, the percentage of material experts is 85 percent (valid), the percentage of media experts is 96.67 percent (very valid), the percentage of teachers is 91.67 percent (very valid), and the student attractiveness test results are 93 percent (very good). So it was concluded that the mathion card media product was valid according to the experts and interesting for fourth grade students. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media kartu soal berbasis google sites materi KPK dan FPB kelas IV Sekolah Dasar yang valid dan menarik bagi siswa. Model penelitian menggunakan model ADDIE dengan lima tahap pengembangan meliputi: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Produk berupa link website (https://sites.google.com/view/media-mathion-card/halaman-muka) yang secara online. Berdasarkan hasil validasi, persentase ahli materi 85 persen (valid), persentase ahli media 96,67 persen (sangat valid), persentase guru 91,67 persen (sangat valid), dan hasil uji kemenarikan siswa sebesar 93 persen (sangat baik). Sehingga disimpulkan bahwa produk media mathion card valid menurut para ahli serta menarik bagi siswa kelas IV.
DAMPAK GAME ONLINE TERHADAP PRESTASI PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0.docx Hesti Pramitasari; Aulia Nafa Ardien; Shinta Dea Noviana; Siti Mas'ula
PELITA JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Vol 23 No 1 (2023): Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah [Januari - Juni]
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH - YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/pelita.v23i1.3031

Abstract

Secara gamblang dan utuh menampilkan seluruh esensi tulisan; terdiri dari satu paragraph Penelitian artikel ini berisikan tentang dampak game online terhadap prestasi belajar siswa di era Society 5.0. Game online merupakan suatu wadah bermain yang sangat digemari remaja milenial, contohnya seperti PUBG,Mobile Legend, Free Fire dan game online lainnya. Dimana game online sendiri mempunyai beberapa daya tarik tersendiri yang membuat remaja lebih memilih bermain game daripada belajar. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan angket atau kuesioner yang dibagikan di kalangan murid tingkat Sekolah Dasar kelas V dan VI, dengan jumlah 6 butir soalDari hasil penelitian yang telah peneliti temukan ada faktor-faktor penyebab game online lebih disukai daripada belajar, salah satunya game online lebih menarik daripada pelajaran di sekolah, bahkan peserta didik sering mencuri waktu saat pelajaran untuk bermain game. Dampaknya bagi peserta didik tersebut yaitu penurunan prestasi serta kecenderungan minat belajar yang menurun. Untuk mengatasi kecanduan bermain game online yaitu melalui peran aktif orang tua dalam mengontrol kegiatan peserta didik di rumah, salah satunya memberikan batasan waktu anak dalam bermain game online