Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berbantuan puzzle terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri Cikuya 01. Penelitian ini memiliki relevansi penting karena pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menunjukkan kecenderungan rendahnya partisipasi aktif yang berdampak pada capaian hasil belajar. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode eksperimen semu serta desain non-randomized pretest–posttest control group. Sejumlah 54 siswa yang dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas VA kelompok eksperimen serta kelas VB menjadi kelompok kontrol. Pembelajaran yang memanfaatkan model kooperatif tipe Make a Match berbantuan puzzle diberikan pada kelas eksperimen, sementara kelompok kontrol melaksanakan pembelajaran konvensional. Hipotesis penelitian menyatakan adanya pengaruh signifikan model Make a Match berbantuan puzzle terhadap hasil belajar IPAS. Pretest serta posttest dimanfaatkan guna mengumpulkan data, kemudian diuji dengan Independent Sample t-test dibantu SPSS versi 30. Perolehan analisis menandakan bahwasanya pada kelas eksperimen, rerata skor posttest mencapai 92,61, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 88,55. Nilai signifikansi 0,012 (p < 0,05) memperlihatkan bahwasanya implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berbantuan puzzle memberikan dampak positif serta signifikan bagi peningkatan perolehan belajar IPAS siswa kelas V. Temuan penelitian ini merekomendasikan guru sekolah dasar untuk menerapkan model pembelajaran yang lebih aktif dan efektif.
Copyrights © 2026