Bahan ajar interaktif dan terintegrasi dengan Learning Management System (LMS) menjadi kebutuhan penting dalam mendukung proses pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype bahan ajar berbasis H5P guna meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran, khususnya pada penggunaan LMS Moodle. Metode pengembangan yang digunakan adalah model System Development Life Cycle (SDLC) model prototype, yang meliputi tahapan analisis kebuuthan pengguna, Perancangan sistem dan bahan ajar, Pengembangan Prototype, uji coba terbatas, serta evaluasi dan penyempurnaan produk. Prototype Bahan ajar yang dikembangkan merupakan Interactive Video Penelitian ini dilakukan di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut pada mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak. Uji coba terbatas dilaksanakan pada 30 mahasiswa dalam satu kelas pembelajaran, pengujian prototype melalui uji fungsional sistem dan uji penggunaan (usability) menggunakan angket skala Likert. Hasil pengujian menunjukan aspek fungsionalitas memperoleh persentase 100%, Aspek usability mencapai 90%, dan aspek efektivitas pembelajaran memperoleh persentase sebesar 83%. Secara keseluruhan, rata rata kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi aspek teknis, kemudahan penggunaan, dan efektiv dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026