Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem. Tujuan penelitiannya untuk mengembangkan e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality pada mata pelajaran IPAS kelas V materi ekosistem serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. E-bahan ajar divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa dengan hasil persentase kelayakan masing-masing sebesar 94%, 77%, dan 71%, sehingga dinyatakan layak digunakan. Metodenya adalah Research and Development model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi delapan tahap. Instrumen menggunakan soal pre-test dan post-test keterampilan berpikir kritis. Subjek penelitian melibatkan 40 peserta didik, yakni 12 peserta didik Kelas V SDN Bringin 02 untuk skala kecil dan 28 peserta didik Kelas V SDN Bringin 01 untuk skala besar yang tergabung dalam Gugus Wijayakusuma Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang tahun ajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality memperoleh respon sangat positif dari guru dan peserta didik pada uji coba skala kecil dan besar. Hasil uji keefektifan menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta nilai N-gain sebesar 0,74 pada kategori tinggi. Jadi, kesimpulannya e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality layak, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bahwa e-bahan ajar dapat mendukung pembelajaran interaktif berbasis teknologi dan sekolah bisa meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital.
Copyrights © 2026