Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Konsep Luas dan Keliling Bangun Datar Materi Geometri Berbasis Media Tangram untuk Siswa Kelas IV SD Tambakaji 02 Lailatul Ismayati; Majid Saiful Muslich; Guntoro Jati; Kayla Nafiisa Sugiono
MISTER: Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 3b (2024): JULI (Tambahan)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v1i3b.1772

Abstract

Mahasiswa PGSD sebagai calon guru seharusnya sadar bahwa perkembangan anak di sekolah dasar dipengaruhi oleh pembelajaran yang disediakan oleh guru. Salah satu cara untuk memfasilitasi pembelajaran adalah melalui media interaktif, seperti implementasi media tangram bangun datar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas pembelajaran konsep luas dan keliling bangun datar pada materi geometri menggunakan media tangram untuk siswa kelas IV SD Negeri Tambakaji 2. Media tangram dipilih karena kemampuannya dalam memfasilitasi pembelajaran visual dan interaktif, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep geometri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tangram secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep luas dan keliling bangun datar. Data menunjukkan bahwa siswa lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung dalam implementasi ini meliputi ketersediaan alat dan bahan tangram serta dukungan dari guru dan pihak sekolah. Namun, terdapat juga beberapa faktor penghambat seperti keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa. Secara keseluruhan, penggunaan media tangram terbukti efektif dan dapat menjadi metode pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar.
Pengembangan E-Bahan Ajar berbantuan Augmented Reality pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Materi Ekosistem Guntoro Jati; Novi Setyasto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem. Tujuan penelitiannya untuk mengembangkan e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality pada mata pelajaran IPAS kelas V materi ekosistem serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. E-bahan ajar divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa dengan hasil persentase kelayakan masing-masing sebesar 94%, 77%, dan 71%, sehingga dinyatakan layak digunakan.  Metodenya adalah Research and Development model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi delapan tahap. Instrumen menggunakan soal pre-test dan post-test keterampilan berpikir kritis. Subjek penelitian melibatkan 40 peserta didik, yakni 12 peserta didik Kelas V SDN Bringin 02 untuk skala kecil dan 28 peserta didik Kelas V SDN Bringin 01 untuk skala besar yang tergabung dalam Gugus Wijayakusuma Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang tahun ajaran 2025/2026.  Hasil penelitian menunjukkan e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality memperoleh respon sangat positif dari guru dan peserta didik pada uji coba skala kecil dan besar. Hasil uji keefektifan menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta nilai N-gain sebesar 0,74 pada kategori tinggi. Jadi, kesimpulannya e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality layak, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bahwa e-bahan ajar dapat mendukung pembelajaran interaktif berbasis teknologi dan sekolah bisa meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital.