Berdasarkan data pra-penelitian di kelas IV SDN 2 Punggelan, diketahui bahwa pemahaman konsep murid terhadap materi IPAS tergolong rendah. Hal ini dikarenakan belum ada pengembangan media pembelajaran terutama Augmented Reality (AR) yang mampu menguji kelayakan dan keefektivan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPAS di kelas IV SDN 2 Punggelan. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) bermodel ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Instrumen penelitian menggunakan data non tes (wawancara, angket kebutuhan (murid, guru), angket validasi ahli (materi, media), respon (murid, guru), dan data tes (soal pre-test dan post-test). Data yang diperoleh dianalisis secara statistika deskriptif dan inferensial parametrik. Validasi oleh ahli materi dan media masing-masing menunjukkan kriteria layak (80%) dan sangat layak (90%), sehingga mampu diterapkan dalam uji coba. Hasil uji t adalah Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka, ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan media. Perhitungan N-gain menghasilkan 0,498 dengan kriteria sedang. Dengan demikian, media diorama berbasis Augmented Reality (AR) yang telah dikembangkan layak dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep murid kelas IV SDN 2 Punggelan pada mata pelajaran IPAS.
Copyrights © 2026