Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 1 TUKKA

Lestari Annisa Zega (STAI BAHRIYATUL ULUM KH. ZAINUL ARIFIN PANDAN)
Samrul Bahri Hutabarat (STAI BAHRIYATUL ULUM KH. ZAINUL ARIFIN PANDAN)
Ismail Ismail (STAI BAHRIYATUL ULUM KH. ZAINUL ARIFIN PANDAN)



Article Info

Publish Date
07 Apr 2026

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar pada Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Tukka, dan problematika yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 1 Tukka. Pertanyaan penelitiannya adalah bagaimana implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Tukka, dan apa saja problematika yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 1 Tukka. Metode observasi, wawancara, dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang digunakan dalam pendekatan penelitian kualitatif ini, yang berada dilokasi SMA Negeri 1 Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah, dimana sumber datanya berasal dari data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Tukka sudah terlaksana dengan baik, walaupun masih terdapat kekurangan tentu pihak sekolah akan berdiskusi dengan guru terkait implementasi kurikulum merdeka. 2) Permasalahan guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 1 Tukka yaitu permasalahan guru Pendidikan Agama Islam yaitu kurang menguasai IT. Walaupun guru Pendidikan Agama Islam kurang menguasai IT tetapi semangat belajar atau rasa ingin tahu untuk belajar itu ada. Jadi, secara perlahan guru Pendidikan Agama Islam pasti akan mampu menguasai IT dengan baik, permasalahan Implementasi Kurikulum Merdeka yaitu Belum ada pelatihan khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam, pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka masih bersifat menyeluruh. Problematika selanjutnya terkait buku Pendidikan Agama Islam masih menggunakan buku K-13, guru masih mencari-cari materi dari buku-buku lama karena kurikulum telah berubah dan buku-buku tersebut belum dicetak, permasalahan guru PAI adalah pada kurikulum merdeka, siswa harus dituntut untuk belajar mandiri, namun jika melihat siswanya tetap harus diajar dan siswa salah memahami kurikulum merdeka. Siswa beranggapan kurikulum mandiri itu bebas tanpa aturan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jtpai

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Other

Description

Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal ini dikelola oleh STAI Bahriyatul Ulum Pandan dengan mengusung tema dalam bidang pendidikan agama islam didedikasikan untuk semua praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerhati di bidang pendidikan agama islam. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun ...