cover
Contact Name
Amii Mardiyah Sipahutar
Contact Email
staibahriyatululumpandantapanu@gmail.com
Phone
+62631-372207
Journal Mail Official
staibahriyatululumpandantapanu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dangol Lumban Tobing, Kel. Aek Sitio-tio No. 101 Kec. Pandan, Kab. Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kab. tapanuli tengah,
Sumatera utara
INDONESIA
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30628369     DOI : -
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal ini dikelola oleh STAI Bahriyatul Ulum Pandan dengan mengusung tema dalam bidang pendidikan agama islam didedikasikan untuk semua praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerhati di bidang pendidikan agama islam. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun (Periode Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
TANTANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI DI ERA GLOBALISASI Harahap, Muhammad Rifa
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Januari-juni 2024
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi di Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan besar saat ini maupun dalam kurun waktu 20 tahun mendatang. Tantangan tersebut perlu mendapat respons yang baik dan bijaksana. Globalisasiekonomi dan revolusi teknologi informasi adalah dua kekuatan besar yang amat mempengaruhi duniapenguruan tinggi Indonesia (Indrajit & Djokopranoto, 2006). Bidang pendidikan yang menjadi tumpuan harapan banyak pihak untuk dapat menghasilkan sumber dayayang berkualitas, kerap terengah-engah karena dihadapkan pada persoalan serius akibat perkembangan yang terus-menerus dan sangat cepat. Pendidikan mengalami keletihan dan ketidakberdayaan, yang disebut oleh Coombs sebagai krisis pendidikan (Coombs & Holladay, 2002). Ternyata Indonesia bukan satu-satunya bangsayang sedang menghadapi kondisi dilematis ini. Berbagai kendala birokrasi, ekonomi dan soaial yang kita hadapidalam pengelolaan perguruan tinggi sangat membelenggu pemikiran- pemikiran yang menjangkau jauh kedepan. Mantan menteri pendidikan Dr. Daoed Joesoef, dalam salah satu tulisannya, menggambarkan bahwasebagai bangsa kita menderita myopia temporal.Akibatnya, kita tidak mampu memahami masalah-masalahyang dihadapi bangsa dalam perspektif jangka panjang. Sebagai bangsa kita terjebak dalam carut-marut permasalahan saat ini dan lupa bahwa setiap tindakan yang kita lakukan untuk mengatasi permasalah jangkapendek mempunyai dampak positif dan negatif di masa depan. Karena implikasi tindakan jangka panjangkurang dipertimbangankan, seringkali solusi jangka pendek berkembang menjadi masalah baru pada jangkapanjang. Pada kesempatan yang singkat ini saya ingin menyoroti pengelolaan perguruan tingi dalam perspektiftemporar jangka panjang tersebut mencoba mengidentifikasi langkah-langkah          stratejik           untukmenghadapi berbagai tantangan dan hambatan yang akan dihadapi.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENDISIPLINKAN GURU Damanik, Sri Hayati
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Januari-juni 2024
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatari temuan bahwa BP Darussalam masih belum maksimal secara teoritis mengimplementasikan kepemimpinan guru dalam prosesi belajar mengajar. Tujan dan ruanglingkup pada kajian ini, menguraikan arti kepemimpinan secara umum, pengertian guru dan tugas fokoknya, dan muara kajiannya, manajamen kelas, muaranya pada implementasi kepemimpinan guru sampai kepada gaya kepemimpinan guru dalam pembelajaran. Penelitian ini mendeskripsikan implementasi kepemimpinan guru dalam pembelajaran, dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil temuan yang diperoleh BP Darussalam; 1) Proses pengelolaan kelas, rata-rata belum ada yang mencapai standar teoritis, dan lebih pada menekankan hasil belajar, nyaris tidak mengetahui cara menerapkan kenyamanan belajar, dan mengefektifkan siswa saat pembelajaran. 2) Guru BP Darussalam hanya berkutat bagaimana mengupayakan siswa lebih meraih hasil belajar dan prestasi. Prihal pendukung dan penghambat mengimplementasikan kepemimpinan guru, para dewan guru menyadari dan mengakui kurangnya literasi, dan belum pernah mengimplementasikan kepemimpinan guru. Sehingga belum bisa menilai pendukung dan penghambat implementasi kepemimpinan guru. BP Darussalam; 1) Proses pengelolaan kelas, lebih mengedepankan sisitem pembelajaran normatif, belum sampai kepada subtansial sebagaimana idealnya memfasilitasi siswa dalam mengefektifkan proses pembelajaran sehingga pembelajaran bisa menyenangkan. 2) Guru BP Darussalam, kepemimpinan guru sudah mengetahui dan memahami dari berbagai sumber tentang kepemimpinan guru dalam pembelajaran. Namun secara eksplisit rata-rata dewan guru kesulitan menerapkan asas manajemen organisasi kelas pembelajaran, karena kekurangan media, literasi, dana sarana fasilitas lainnya. Terkait pendukung dan penghambat belum bisa merespon secara gambalng, mengingat penerapan tersebut, masih jauh dari kata maksimal dijalankan. 
MODEL DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN  TAPANULI TENGAH Sipahutar, Marnita
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Januari-juni 2024
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education policy is a collection of rules, vision and mission, achievements to be implemented in order to achieve better education. The education policy prepared in the Restra of the Tapanuli district education office is currently providing achievements that will be implemented, namely implementing 9 years of compulsory education and initiating 12 years of compulsory education, improving the quality of education personnel by increasing teacher qualifications, increasing the competence and professionalism of education personnel, increasing access. equitable education services, Implementing and developing national and local curricula in the learning process at school. Rehabilitation, maintenance and procurement of educational facilities and infrastructure. Improving student achievement with character education. Encourage educational institutions to create a more competitive teaching and learning climate based on academic and regional potential. Introducing the values ​​and cultural diversity found in Central Tapanuli Regency in basic education units. Manage and develop cultural values ​​and cultural diversity. The methodology of this research is library research (Library Research), identifying research objectives to understand education policy in depth. The results of this research are that the policies found in Tapanuli Regency are being prepared in the Restra of the Central Tapanuli Regency education office. Education in Central Tapanuli has been going well and has developed rapidly, and has even given birth to regeneration that serves the country. However, in plain view, the problem of education in Central Tapanuli Regency is that the education office has a policy of 9 years of compulsory education and pioneered 12 years of compulsory education, this is still far from being achieved.
KETELADANAN GURU TERHADAP PESERTA DIDIKDAN KOMUNITAS SEKOLAH Lubis, Mhd. Syahdan
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Januari-juni 2024
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan tadabbur dan tafakkur alam merupakan pembelajaran yang dilakukan di luar jam tatap muka, dilaksanakan di luar sekolah. Tujuannya adalah untuk menambah pengetahuan, wawasan, pengalaman dan memantapkan pengamalan dibidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam (PAI) ini sangat diperlukan dalam upaya mendukung tecapainya tujuan pembelajaran intrakurikuler
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM PENDIDIKANAGAMA ISLAM: DAMPAK TERHADAP KREATIVITAS DANKETERLIBATAN SISWA Pasaribu, Sufriansyah
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Januari-juni 2024
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the implementation of a Project-Based Learning (PBL) model in Islamic Religious Education (PAI) to enhance student creativity at SMP N 3 Sibolga. Employing a descriptive qualitative approach, the research involved field observations, interviews, and document analysis. Data validation was ensured through credibility tests, followed by data reduction, presentation, and conclusion drawing. The study participants included the head of the madrasa, the Deputy Head of Curriculum, PAI teachers, and 9th-grade students. The findings reveal that PBL in PAI improves students' communication, engagement, and creativity in PAI  lessons. The model involves three stages: introduction, core activity, and closure. The success of PBL is attributed to factors such as skilled teachers, motivated students, and sufficient resources. However, challenges like varying student abilities and limited time allocation were identified
IMPELEMENTASI METODE ROLE PLAY DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWATERHADAP PRAKTIK OPERASIONAL PERBANKAN SYARIAH DI STAI BAHRIYATUL ULUM PANDAN Lubis, Indri Harmaili
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode role play dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap praktik operasional perbankan syariah. Metode role play memberikan pengalaman belajar berbasis simulasi di mana mahasiswa memerankan berbagai peran dalam situasi nyata, seperti teller, nasabah, atau manajer bank syariah. Langkah implementasi meliputi penyusunan skenario yang relevan, pembagian peran, pelaksanaan simulasi, dan evaluasi hasil belajar. Penelitian dilakukan pada mahasiswa yang mempelajari perbankan syariah dengan menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen, melalui pengukuran pre-test dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role play efektif dalam membantu mahasiswa memahami konsep dan praktik operasional perbankan syariah, seperti pelaksanaan akad murabahah, mudharabah, dan ijarah. Selain itu, mahasiswa lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan menunjukkan respons positif terhadap pendekatan ini. Temuan ini mendukung penggunaan metode role play sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan perbankan syariah, terutama untuk memperkuat keterampilan analitis dan aplikatif mahasiswa.
ESENSI EVALUASI DALAM PERSPEKTIF FILSAFAH PENDIDIKAN ISLAM Pulungan, Abdul Salam; Sholihat, Iis; Pulungan, Nur Amanah
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As explained above, in the Qur'an, there are several terms that are always associated with the evaluation process, including reckoning, bala, and fatana. These three terms are often used in the sense of providing a treatment to carry out the process of measuring or evaluating human beings. From a philosophical rational perspective, Islamic education is tasked with forming al-Insan al-Kamil or the perfect human being. Therefore, evaluation of Islamic education should be directed at two dimensions, namely: the horizontal dialectical dimension and the vertical dimension of submission. The aim of educational evaluation is to determine the level of students' understanding of the subject matter, train courage and encourage students to recall the material that has been given. The purpose of educational evaluation is to measure and assess whether all educational programs and activities implemented have succeeded in realizing these programs and activities towards achieving the goals of Islamic education.
Model Pembelajaran Inovatif Dalam Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Noprianti
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran inovatif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif seperti Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), dan Flipped Classroom dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Model-model ini mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam memahami materi PAI. Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaran juga menjadi faktor pendukung yang penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran inovatif dapat menjadi solusi untuk mengatasi rendahnya motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PAI.
INTEGRASI AGAMA DAN SAINS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DI SD NEGERI 200508 SIHITANG Yukhairiza Simatupang, Ananda
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the integration of religion and science in the Civics Education (PKN) subject at SD Negeri 200508 Sihitang. The primary focus of this research is how to connect religious values with scientific concepts in PKN lessons, and how these are implemented in the classroom by teachers. The identified problem is the lack of understanding about the importance of combining religious teachings, scientific knowledge, and citizenship in the learning process. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collection through observation, interviews, and document studies at the school. The purpose of this study is to explore the extent to which the integration of religion and science is applied in PKN lessons and to provide recommendations for the development of a more holistic curriculum and teaching strategies. The findings show that the integration of religion and science in PKN lessons at SD Negeri 200508 Sihitang is still limited and not fully optimized. While teachers make efforts to align religious values with citizenship concepts, this integration is mostly focused on character and moral development. In conclusion, further development is needed to systematically and structurally integrate religion and science in PKN material, enabling students to gain a deeper and more comprehensive understanding of citizenship from both a spiritual and scientific perspective.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMdi SMP N 3 SIBOLGA pasaribu, Sufriansyah
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP N 3 Sibolga. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang mampu mengembangkan dan menghidupkan kekakuan dalam proses belajar khususnya pada Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, maka dengan ini dipandang perlu untuk mempertahankan metode pembelajaran ini digunakan dalam satuan Pendidikan. Implementasi pendekatan model pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP N 3 Sibolga terlaksana dengan prosedur yang sesuai dengan aspek pembelajaran berdiferensiasi yaitu menjalankan aspek konten, proses, lingkungan, dll. Model model pembelajaran yang biasa digunakan pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam tidak menimbulkan kekhawatiran yang menimbulkan kebosanan dalam belajar lagi, namun yang perlu ditingkatkan lagi adalah pentingnya penanaman pemahaman para guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi pada proses belajar mengajar agar terlaksana sesuai dengan tujuannya serta efektif dan efesien.

Page 1 of 2 | Total Record : 11