Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar sering menghadapi tantangan dalam menyampaikan konsep abstrak kepada siswa usia 6–12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan komik sains terhadap hasil pembelajaran IPAS melalui tinjauan literatur sistematis. Metode penelitian mengadopsi kerangka kerja PRISMA, menelusuri database Scopus, Google Scholar, dan ERIC pada rentang tahun 2015–2024. Dari 500 artikel awal, proses seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan 44 studi empiris untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa komik sains memberikan kontribusi positif terhadap hasil pembelajaran IPAS, dengan ukuran dampak (effect size) bervariasi dari sedang (Cohen's d = 0,644) hingga sangat besar (Cohen's d = 1,726). Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi sains, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi siswa, khususnya pada siswa kelas 3–6 SD. Format digital dan cetak sama-sama efektif apabila diperkaya dengan elemen interaktif dan bimbingan guru terstruktur. Namun, implementasi menghadapi hambatan berupa akses teknologi dan kesiapan guru. Disimpulkan bahwa komik sains merupakan media efektif untuk pembelajaran IPAS, namun memerlukan integrasi kurikulum yang hati-hati dan validasi konten yang ketat.
Copyrights © 2026