Sampai saat ini pengelolaan sampah masih menjadi permasalahan dibeberapa wilayah terutama dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat terkait dengan lingkungan, keterbatasan pengetahuan serta belum optimalnya sistem pengelolaan sampah yang tersedia. Kondisi tersebut dapat berdampak terhadap penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu sasaran wilayah terletak di Kecamatan Umbul Tanjung, Kabupaten Serang, Provinsi Banten dengan wilayah geografis berupa lanskap perbukitan kawasan perdesaan serta sebagian masyarakat berprofesi sebagai petani. Kegiatan pengabdian di masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah sebagai upaya sadar lingkungan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Quadruple Helix dimana terdapat kolaborasi antara pemerintah desa, bumdes, masyarakat dan akademisi. Kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat, yang tercermin dari 88% responden peduli terhadap kebersihan lingkungan dan 64% responden mulai menerapkan pemilahan sampah rumah tangga, serta didukung oleh minat masyarakat dalam menerapkan inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan seperti ecobrick (74%) dan rocket stove (69%). Kegiatan ini memberikan bukti bahwa pendekatan secara edukatif memberikan dampak positif dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kegiatan ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026