Bentuk ketidaksetaraan sosial bisa muncul dalam kehidupan masyarakat dalam misalnya ketimpangan ekonomi, perbedaan kelas sosial. Ketidaksetaraan sosial merupakan isu yang kompleks dan terus berkembang, menyentuh berbagai lapisan dan kelompok dalam masyarakat, termasuk pekerja seks. Novel Re: dan Perempuan menggambarkan berbagai sisi kehidupan perempuan, termasuk kekerasan, diskriminasi, dan perjuangan mereka untuk mencapai keadilan serta martabat yang sering terabaikan. Kisah dalam novel ini menarik untuk diteliti dari segi ketidaksetaraan sosialnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana bentuk ketidaksetaraan sosial digambarkan dalam novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidaksetaraan sosial yang tecermin dalam novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman. Teori yang digunakan, yaitu marxisme tentang kelas-kelas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Data peneltian berupa cuplikan-cuplikan yang ada pada novel Re: dan Perempuan, teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Hasil penelitian ini, novel Re: dan Perempuan ditemukan empat karakteristik ketidaksetraan sosial, yaitu kapitalisme, eksploitasi, ketidaksetaraan kelas, kesadaran sosial. Penelitian ini dapat diterapkan dalam dunia pendidikan untuk membangun kesadaran kritis siswa terhadap ketidaksetaraan sosial melalui sastra. Selain itu, materi dari penelitian ini dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia, dan sosiologi guna menanamkan nilai-nilai sosial, pemikiran kritis, serta empati terhadap kelompok rentan.
Copyrights © 2025