Pengembangan instrumen evaluasi untuk membaca teks pada Kurikulum Merdeka berfokus pada kemampuan berpikir kritis, di antaranya menganalisis, menginterpretasikan, dan mengevaluasi informasi dari teks yang dibaca. Dalam Kurikulum Merdeka, fokus evaluasi tidak hanya di akhir, tetapi di pada proses pembelajarannya juga. Instrumen membaca yang harus berorientasi pada pengukuran kemampuan kognitif, keterampilan, dan sikap peserta didik, bukan sekadar penguasaan materi teks. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran dari pendekatan evaluasi konvensional menuju evaluasi yang lebih komprehensif dan holistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen evaluasi membaca kritis yang valid, reliabel, dan praktis di Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode R&D, dengan instrumen yang telah disusun diuji validitasnya dan diuji coba kelayakannya. Berdasarkan hasil uji coba, dapat disimpulkan bahwa alat evaluasi tersebut layak untuk diterapkan.
Copyrights © 2025