Huma Betang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 1 No. 1 (2025): HUMA BETANG -- Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pendampingan Penggunaan Media Manipulatif Matematika Bagi Guru di SDN 4 Palangka Raya

Laila Rahmawati (FKIP Universitas Palangka Raya)
Nyoto (FKIP Universitas Palangka Raya)
Roso Sugiyanto (FKIP Universitas Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2025

Abstract

Pembelajaran matematika di SDN 4 Palangka Raya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengkonkritkan konsep abstrak kepada siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya nilai rata-rata matematika siswa selama tiga tahun terakhir. Faktor penyebabnya antara lain metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media, serta dampak pembelajaran daring sebelumnya. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan penggunaan media manipulatif matematika. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap: perencanaan (studi lapangan dan analisis kebutuhan), pelaksanaan (penyampaian materi, diskusi, dan simulasi), serta keberlanjutan (monitoring dan evaluasi). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang dan menggunakan media manipulatif, tersedianya media pembelajaran yang mendukung penyampaian materi, meningkatnya hasil belajar siswa, serta respon positif dari para guru terhadap penggunaan media tersebut.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

hbjournal

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Huma Betang adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat dengan sistem peer-review dan akses terbuka yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh lembaga riset non-pemerintah di bawah naungan Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya (Centre for Vernacular and Cultural Studies) yang berdiri ...