Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi literasi yang penting, namun masih banyak anak usia dini mengalami kesulitan dalam mengenali huruf dan memahami bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital guna meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5–6 tahun serta menilai kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 36 anak. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan tes pretest-posttest. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sangat layak (skor rata-rata >3,85) dan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan (N-Gain 0,70 kategori tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa komik digital dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk mendukung peningkatan literasi anak usia dini.
Copyrights © 2026