Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi usia 0–6 bulan, namun tidak semua ibu post partum mengalami kelancaran produksi ASI pada hari-hari awal setelah persalinan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di PMB Nora Melisa Marpaung, S.Keb., Bd Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest without control group. Sampel berjumlah 20 ibu post partum hari ke-2 sampai ke-3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan gelas ukur. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Rank Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi ASI sebelum intervensi sebesar 12,75 ml dan meningkat menjadi 27,75 ml setelah dilakukan pijat oksitosin. Hasil uji statistik diperoleh nilai Z sebesar -3,844 dengan p value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Dengan demikian, pijat oksitosin dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi efektif untuk membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.
Copyrights © 2026