Model pembelajaran yang sesuai merupakan bagian penting dalam kegiatan proses belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan. Efikasi diri merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh setiap pembelajar. Model pembelajaran inovatif yang mampu mengkombinasikan efikasi diri adalah model discovery learning dan model inkuiri learning. Fokus penelitian ini adalah menguji pengaruh model pembelajaran dan efikasi diri terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara acak dengan menggunakan prosedur multistage random sampling. Informasi dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes dan angket. Analisis statistik dilakukan dengan analisis varians (ANOVA) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran dan efikasi diri terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning lebih efektif jika dibelajarkan pada siswa yang memiliki efikasi diri tinggi karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan model inquiry learning. Respon siswa pun menunjukkan hasil lebih positif saat diterapkan model pembelajaran discovery learning dibandingkan dengan model inquiry learning. Sebaliknya siswa yang memiliki efikasi diri rendah lebih efektif jika dibelajarkan dengan model discovery learning dan inkuiri learning karena tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026