Produksi hasil laut di Desa Labuhan Haji belum diimbangi dengan strategi pengolahan dan pemasaran yang efektif. Sebagian Besar nelayan hanya menjual hasil laut khususnya ikan dalam bentuk segar, sehingga ikan cepat mengalami kerusakan. Hal tersebut menyebabkan nelayan sering mengalami kerugian akibat keterbatasan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan program pemberdayaan melalui inovasi olahan hasil laut dan strategi pemasaran yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu (1) focus group discussion, (2) pelatihan Pengolahan dan Pengemasan Ikan Bage’ untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknik pengolahan serta pengemasannya, dan (3) pengenalan strategi pemasaran melalui kegiatan studi banding ke salah satu UMKM yang berhasil. Hasil kegiatan menunjukan bahwa peserta pelatihan yang terdiri dari para istri nelayan telah memiliki keterampilan dalam pengolahan dan pengemasan salah satu produk olahan ikan yaitu Ikan Bage’ dengan menggunakan vacuum sealer. Selain itu, pengenalan strategi pemasaram melalui studi banding memberikan wawasan dan keterampilan kepada peserta dalam menjalin kemitraan dan menerapkan digital marketing. Pelatihan pengolahan dan pengemasan produk Ikan Bage’ serta pengenalan strategi pemasaran, berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga kelompok nelayan di Desa Labuhan Haji dengan perolehan keuntungan sebesar 30%
Copyrights © 2026