Penelitian ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan fokus pada Rekayasa dan Teknologi melalui kegiatan hidroponik di SMA Negeri 4 Sumatera Barat. Proses evaluasi dilakukan menggunakan model CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk) yang didasarkan pada teori konstruktivisme dari Jean Piaget, yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam membangun pengetahuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif evaluatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang tentunya berkaitan langsung dengan kegiatan P5 Hidroponik yaitu 5 orang guru dan 6 orang siswa kelas XII. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek konteks, program hidroponik selaras dengan kebutuhan sekolah untuk meningkatkan kreativitas, literasi teknologi, dan kesadaran lingkungan. Dalam aspek masukan, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan dukungan finansial cukup memadai, meskipun peralatan hidroponik modern masih terbatas. Dalam aspek proses, kegiatan berlangsung melalui tahapan pengenalan, tindakan, dan refleksi yang melibatkan siswa secara aktif. Dalam aspek produk, program ini berhasil mengembangkan karakter siswa, terutama dalam hal berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian. Tantangan yang dihadapi mencakup partisipasi siswa yang belum merata, kurangnya pelatihan bagi guru, serta keterbatasan waktu.
Copyrights © 2026