Penelitian ini mengeksplorasi Kombucha Education Project sebagai strategi inovatif untuk memberdayakan guru Sekolah Luar Biasa (SLB), penguatan kompetensi profesional, serta mendorong kemandirian murid tunarungu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap guru yang mengikuti pelatihan pembuatan Kombucha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan profesional, terutama keinginan untuk mengembangkan keterampilan baru dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Strategi ini menekankan pembelajaran berbasis pengalaman melalui praktik pembuatan Kombucha yang terbukti memperkuat self-efficacy, kreativitas, dan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran kontekstual. Meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan kelas, guru mampu mengadaptasi metode pembelajaran secara aman dan efektif. Program ini juga berdampak positif terhadap murid, khususnya dalam meningkatkan ketelitian, tanggung jawab, kemandirian, serta perkembangan sosial-emosional. Secara keseluruhan, Kombucha Education Project merupakan strategi pembelajaran berbasis keterampilan hidup yang aplikatif, inklusif, dan relevan bagi pendidikan murid tunarungu.
Copyrights © 2026