LEBAH
Vol. 18 No. 1 (2024): September: Pengabdian

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Salacca Tea: Teh Celup Kulit Salak Untuk Cegah Diabetes Di Aek Manis Kota Sibolga

Dedi Mizwar Tarihoran (STIKes Nauli Husada Sibolga,Indonesia)
Dewi MS Situmeang (STIKes Nauli Husada Sibolga, Indonesia)
Leoni Siregar (STIKes Nauli Husada Sibolga, Indonesia)
Hanna Putri (STIKes Nauli Husada Sibolga, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2024

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat tubuh tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau tidak dapat memanfaatkannya secara optimal. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti gangguan ginjal, kebutaan, penyakit jantung, dan amputasi. Di Indonesia, prevalensi diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga upaya pencegahan dan penanganan sangat diperlukan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan bahan alami sebagai obat herbal. Kulit buah salak yang selama ini dianggap limbah ternyata mengandung senyawa aktif seperti ferulic acid, proline, cinnamic acid derivatives, arginin, dan pterostilbene yang berperan dalam regenerasi sel, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, kulit salak dapat diolah menjadi teh herbal yang bermanfaat sebagai terapi alternatif untuk penderita diabetes melitus. Pemanfaatan kulit salak sebagai teh tidak hanya memiliki potensi sebagai obat herbal yang aman dari efek samping kimia, tetapi juga membuka peluang pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Dengan pengolahan yang sederhana dan pemanfaatan bahan lokal, teh kulit salak dapat dikonsumsi sebagai minuman sehat seharihari sekaligus menjadi inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam sekitar

Copyrights © 2024